Stabilization splint and its role in overcoming temporomandibular joint disorders
Splint stabilisasi dan perannya dalam mengatasi gangguan sendi temporomandibula
Keywords:
disk displacement with reduction, osteoartritis, splint stabilisasi, gangguan sendi temporomandibula, sendi temporomandibulaAbstract
Tujuan dari artikel ini membahas peranan splint stabilisasi dalam mengatasi kelainan pada sendi temporomandibula (STM) yang dialami oleh seorang wanita berusia 24 tahun yang datang ke klinik Prostodonsia RSGM FKG Unpad dengan keluhan nyeri serta suara yang muncul di sekitar sendi pengunyahan saat membuka mulut, keterbatasan bukaan mulut, serta adanya ketegangan pada otot leher dan wajah. Pasien ingin keluhannya teratasi. Prosedur perawatan dimulai dengan ekstraksi gigi molar tiga atas kanan dan kiri yang impaksi diikuti oleh pembuatan splint stabilisasi dengan durasi kontrol dua minggu sekali. Selama fase perawatan pasien diinstruksikan untuk melakukan self-management therapy untuk mengeliminasi kebiasaan buruknya. Setelah pemakaian splint stabilisasi selama 3 bulan gangguan pada sendi berangsur-angsur berkurang, nyeri dan bunyi sendi menghilang, bukaan mulut kembali normal, dan pasien merasa sangat nyaman. Disimpulkan bahwa penggunaan splint stabilisasi sebagai terapi oklusal dianggap sebagai metode yang efektif dalam mengatasi gangguan pada STM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Makassar Dental Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.