Perbandingan gutta-percha dan resin-percha sebagai bahan obturasi dalam perawatan endodontik: sebuah tinjauan pustaka
Abstract
Keberhasilan jangka panjang perawatan endodontik berhubungan dengan tiga aspek perawatan yaitu instrumentasi, desinfeksi dan obturasi. Sejak diperkenalkan oleh Callahan pada tahun 1914, gutta-percha telah menjadi bahan obturasi standar dalam perawatan endodontik. Namun, gutta-percha tidak dapat mencegah terjadinya bacterial leakage dan komplikasi lebih lanjut meskipun digunakan bersamaan dengan sealer. Hal ini disebabkan karena ketiadaan ikatan kimiawi antara gutta-percha dan sealer saluran akar. Resin-percha digunakan bersamaan dengan sealer dan primer yang kompatibel dan dapat saling berikatan. Namun, terdapat penelitian yang menyebutkan resin-percha lebih toksik terhadap jaringan dibandingkan dengan gutta-percha. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai penggunaan gutta-percha dan resin-percha sebagai bahan obturasi dalam perawatan endodontik.
Copyright (c) 2012 Makassar Dental Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.