Nyeri neuropati pada mukosa palatum dan lidah akibat demielinisasi nervus trigeminalis Neuropathic pain on palate and tongue mucosa due to demyelinating trigeminal nerve

  • Silfra Yunus Kende
  • Iwan Hermawan
  • Adiastuti Endah
Keywords: nyeri orofasial neuropati, demielinisasi, inflamasi

Abstract

Pendahuluan: Nyeri neuropati orofasial yang berupa gejala sensoris seperti nyeri rasa terbakar, alodinia, hiperalgesia, terlokalisasi hanya pada daerah yang dirangsang atau trigger zone. Mukosa palatum dan lidah dapat menjadi trigger zone akibat demielinisasi nervus trigeminalis. Iskemia kronik pada pembuluh darah menjadi salah satu penyebab proses demielinisasi saraf. Tujuan: Melaporkan kasus nyeri kronik neuropati pada palatum dan lidah akibat demielinisasi nervus trigeminalis. Kasus: Laki-laki usia 84 tahun mengeluh nyeri pada langit-langit dan lidah sebulan sebelumnya. Tiga bulan sebelumnya pasien mendapat pengobatan antikandida dengan keluhan yang sama dan diagnosis kandidiasis oral. Saat ini pasien juga sedang mendapat pengobatan dari dokter spesialis saraf dan fisioterapi karena nyeri kepala dan punggung. Hasil pemeriksaan dokter menyimpulkan bahwa terjadi proses demielinisasi pada saraf pusat oleh karena iskemia arteriosklerosis dan terjadi spondilolistesis pada vertebrae servikal-4 dan 5. Diskusi: Iskemia arteriosklerosis menyebabkan tidak adekuatnya transfer oksigen dan nutrien untuk proses metabolisme saraf. Defisiensi kobalamin atau Vitamin B12 biasa terjadi pada pasien usila, akibat gangguan absorpsi vitamin B12 dari intestinum. Vitamin B12 berfungsi sebagai co-faktor pembentuk mielin, dalam transmisi impuls saraf. Kerusakkan mielin memicu inflamasi dan nyeri. Terapi dengan analgesik topikal kumur Benzydamine HCl 0,15% dan sistemik berupa antidepresan trisiklik atau diazepam dan kobalamin dari neurolog. Simpulan: Nyeri neuropati kronis orofasial menjadi manifestasi proses peradangan demielinisasi nervus trigeminalis.

Published
2018-08-31