Analisis kadar limfosit CD4 pada penderita HIV/AIDS dengan infeksi Candida albicans rongga mulut

  • Harlina .
  • Hafsah Katu
  • Erni Marlina
Keywords: kandidiasis oral, CD4, HIV

Abstract

Kandidiasis oral merupakan indikator penting untuk terjadinya penyakit sistemik, termasuk infeksi HIV. Kondisi oral juga dapat memprediksi perkembangan penyakit HIV menjadi AIDS yang merupakan bentuk yang lebih parah. Indikator keparahan sering dikaitkan dengan jumlah CD4. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah limfosit CD4 pada penderita HIV dengan infeksi Candida albicans rongga mulut dan hubungan antara jumlah limfosit CD4 dengan jumlah koloni Candida albicans, serta hubungan antara jumlah limfosit CD4 dengan keparahan infeksi Candida albicans. Dilakukan pemeriksaan pada 24 pasien rawat inap di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, terdiri dari 12 pasien dengan riwayat HIV dan 12 non HIV. Setelah mendapat persetujuan lisan, tiap pasien diambil hapusan lidah untuk mendeteksi adanya infeksi Candida albicans rongga mulut, dan diambil darah vena untuk mendeteksi jumlah limfosit CD4. Hasilnya, pada pasien HIV, rata-rata jumlah CD4 77,583 sel/mm 3 , dengan 55,55% (8 dari 12 sampel) dengan jumlah CD4 < 200 sel/mm3 dan 0% dengan jumlah >500 sel/mm3. Pada pasien non HIV, rata-rata jumlah CD4 513,750 sel/mm3. Dengan 16,66% (2 dari 12 sampel) dengan jumlah CD4 <200 sel/mm3. Dan 33,33 (4 dari 12 sampel) dengan jumlah CD4 200-500 sel/mm dan 41,66 (5 dari 12 sampel) dengan jumlah CD4 > 500 sel/mm3. Jumlah koloni Candida albicans rata-rata 222,833 cfu dijumpai pada 16,66% (2 dari 12 sampel) dengan jumlah koloni > 20 cfu yang disertai ulkus, 50% (6 dari 12 sampel) jumlah koloni > 20 cfu tanpa ulkus dan 33,33% (4 dari 12 sampel) dengan jumlah koloni < 20 cfu. Pada pasien non HIV, rata-rata jumlah koloni Candida albicans 93,833 cfu terdapat pada 16,66% (2 dari 12 sampel) dengan jumlah koloni yang > 20 cfu disertai ulkus 33,33% (4 dari 12 sample) dan jumlah koloni > 20 cfu tanpa ulkus dan 50% (6 dari 12 sampel) dengan jumlah koloni < 20 cfu. Dari analisis uji korelasi spearman rank dan uji t independent pada level signifikan 0,005 tidak didapatkan hubungan bermakna antara jumlah CD4 pada pasien HIV dengan jumlah CD4 pasien non HIV. Disimpulkan secara statistik tidak ada hubungan bermakna antara jumlah CD4 dengan jumlah koloni Candida albicans, tidak ada perbedaan bermakna antara CD4 pada pasien HIV dan non-HIV, serta tidak ada hubungan bermakna antara CD4 dengan keparahan infeksi Candida albicans rongga mulut.

Published
2018-09-25