Refrakturasi dalam upaya koreksi malunion pada fraktur mandibula multipel

  • Fitri Nursapti Arini
  • Masykur Rahmat
  • E. Riyati Titi Astuti
Keywords: fraktur multipel, mandibula, maloklusi, malunion, ORIF, miniplate

Abstract

Penonjolan dan posisi dari mandibula dalam tulang wajah menyebabkan sering mengalami trauma. Perawatan fraktur pada maksilofasial pasca trauma yang tidak adekuat dapat menyebabkan maloklusi dan malunion sehingga menyebabkan gangguan fungsional dan estetika wajah. Tulisan ini melaporkan penatalaksanaan fraktur multipel mandibula yang mengalami malunion dan maloklusi. Seorang wanita 18 tahun datang ke bagian Bedah Mulut dengan riwayat kecelakaan lalu lintas hampir satu tahun yang lalu dan telah menjalani pembedahan. Pasien mengeluh mengalami gangguan pengunyahan dan asimetri wajah, pada rontgen panoramik dan CT Scan 3D tampak penonjolan tulang pada basis mandibula kanan yang dengan intra osseus wiring dan terdapat garis fraktur parasimpisis mandibula kiri. Open reduction internal fixation (ORIF) fraktur multipel mandibula dengan miniplate didukung dengan pemasangan arch bar sebagai alat bantu oklusi dilakukan dengan anestesi umum. Pasca operasi gangguan pengunyahan berangsur-angsur berkurang dan empat bulan pasca operasi tercapai oklusi individual. Prognosis kasus dubia at bonam. Disimpulkan ORIF dengan miniplate yang dikombinasi dengan pemasangan arch bar dapat memperbaiki maloklusi dan malunion akibat perawatan yang tidak adekuat sebelumnya. Oklusi yang tercapai adalah oklusi individual.

Published
2018-09-25