Penggunaan analisis sefalometri dalam bidang prostodonsi

  • Abdullah Mugan Maruapey
  • Moh. Dharmautama
Keywords: analisis sefalometri, prostodonsi

Abstract

Analisis sefalometri dipakai sebagai alat bantu yang sangat penting untuk suatu penelitian dan diagnosis di kedokteran gigi. Aplikasi klinik telah dilakukan secara meluas di bidang ortodontik, tetapi saat ini sefalometri juga telah digunakan oleh prostodontist untuk membantu menegakkan diagnosis dan menyusun rencana terapi khususnya pada kasus pembuatan gigitiruan penuh dan gigitiruan imediat. Pada kasus pembuatan gigitiruan penuh, sefalometrik ini dapat dipakai untuk mendapatkan kembali posisi struktur yang hilang. Hal ini diperoleh dengan mengidentifikasi prediksi hubungan antara gigi dan cranial landmark yang tidak terjadi perubahan-perubahan setelah post ekstraksi. Masing-masing suatu hubungan ditunjukkan tetap antara sudut occlusal plane relatif untuk frankfurt horisontal angle pada satu sisi dan antara sefalometri titik porion, nasion dan anterior nasal spine (PoNANS angle) pada sisi yang lain. Pada oklusi alami yang telah hilang, orientasi occlusal plane dapat direkonstruksi dengan mengukur PoNANS angle secara sefalometri.Pada kasus gigitiruan imediat, sefalometri digunakan untuk menentukan relasi rahang atas dan rahang bawah (klasifikasi Angle) dan untuk menentukan apakah perlu dilakukan alveoplasti atau tidak. Analisis sefalometri pada bidang prostodonsi sangat membantu menentukan ketepatan perawatan rehabilitasi prostodonsi yang akan dan telah dilakukan.

Published
2018-09-21