The effect of reversed triangular flap design on complications after third molar extraction
Pengaruh desain flap reversed triangular terhadap komplikasi pascaodontektomi gigi molar ketiga
Abstract
Odontektomi adalah salah satu tindakan bedah untuk mengeluarkan gigi impaksi. Desain flap menjadi salah satu variabel yang penting dalam prosedur operasi bedah mulut yang berguna untuk visibilitas yang optimal, akses ke area operasi, serta proses penyembuhan. Meskipun desain flap envelope dan flap triangular paling sering dilakukan, namun masih sering terjadi komplikasi pascaodontektomi. Artikel ini memaparkan penggunaan desain flap alternatif yaitu flap reversed triangular terhadap komplikasi pascaodontektomi gigi molar ketiga rahang bawah. Pemilihan flap reversed triangular menunjukkan insidensi dehisensi lebih sedikit dan skor perdarahan lebih rendah dibandingkan flap triangular. Flap reversed triangular juga menunjukkan insidensi dehisensi lebih sedikit dibandingkan flap envelope. Disimpulkan bahwa flap reversed triangular dapat digunakan sebagai desain pilihan yang aman dan memiliki efek pascaodontektomi yang minimal bila dibandingkan flap triangular dan flap envelope.