The potential of Melaleuca cajuputi extract as an antibacterial, anti-iflammatory and osteogenic agent in oral regenerative therapy

Potensi ekstrak Melaleuca cajuputi sebagai agen antibakteri, antiinflamasi dan osteogenik dalam terapi regeneratif rongga mulut

Authors

  • Irene Edith Rieuwpassa Departemen Ilmu Biologi Oral, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Dinda Cindrahati Hamka Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Agnes Dea Ugie Wihdatul Izzah Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Ummi Salamah Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Utami Putri Budiawan Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Vina Maulydia Anwar Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Nur Syabina Octavia Gamal N Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • A. Fadhilah Putri Zakiyah Mahasiswa Tingkat Profesi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin

Abstract

Terapi regeneratif rongga mulut membutuhkan agen dengan kemampuan antibakteri dan osteogenik untuk mengatasi kerusakan jaringan keras akibat infeksi atau trauma. Daun galam (Melaleuca cajuputi), tanaman khas Asia Tenggara, diketahui memiliki kandungan bioaktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, dan saponin yang mendukung penyembuhan jaringan. Artikel ini mengkaji secara sistematik potensi ekstrak daun galam sebagai agen antibakteri, antiinflamasi, dan osteogenik dalam terapi regeneratif rongga mulut terhadap pustaka yang mengevaluasi aktivitas biologis dan keamanan ekstrak daun galam, khususnya terhadap bakteri patogen rongga mulut dan kemampuannya dalam menstimulasi osteogenesis. Ekstrak daun galam terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.mutans, Lactobacillus plantarum, dan P.gingivalis. Kombinasinya dengan semen trikalsium silikat meningkatkan jumlah sel mirip odontoblas dan limfosit. Uji toksisitas menunjukkan ekstrak aman digunakan secara topikal bahkan dalam konsentrasi tinggi. Disimpulkan bahwa ekstrak daun galam merupakan kandidat potensial untuk pengembangan bahan biomaterial dalam terapi regeneratif karena sifatnya yang multifungsi dan aman.

Downloads

Published

2025-08-01