Inhibition test of noni fruit extract (Morinda citrifolia L.) against Candida albicans growth

Uji daya hambat ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans

Authors

  • Aqilla Patricia Munov Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang
  • Fitria Mailiza Bagian Oral Medicine, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang
  • Kornialia Bagian Orthodonti, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari spesies Candida albicans. Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antijamur melalui kandungan senyawa seperti flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, fenolik, dan tanin. Penelitian ini membahas daya hambat ekstrak buah mengkudu (EBM) pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% terhadap pertumbuhan C.albicans menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan desain one shot case study. Buah mengkudu diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol 96%. Sebanyak 18 sampel jamur C.albicans dibagi 3 perlakuan yaitu konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi sumuran, sedangkan pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong sehingga menunjukkan bahwa EBM 10% memiliki daya hambat yang dikategorikan sedang, 15% dikategorikan kuat, dan 20% juga dikategorikan kuat. Disimpulkan bahwa ekstrak buah mengkudu memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan C.albicans, dengan efektivitas terbaik pada konsentrasi 20% yang menunjukkan kategori daya hambat kuat

Downloads

Published

2025-08-01