Inhibition and minimum killing power of ajwa date extract (Phoenix dactylifera L.) against the growth of Streptococcus mutans
Uji daya hambat dan bunuh minimum ekstrak kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans
Abstract
Streptococcus mutans adalah salah satu organisme mikro penyusun dari plak gigi. Bakteri ini melekat pada basis gigi tiruan menyebabkan plak yang menyebabkan denture stomatitis. Untuk mengurangi pertumbuhan bakteri S.mutans dilakukan pembersihan dengan penyikatan dan perendaman dengan bahan herbal yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri ini, yaitu kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.). Penelitian ini membahas daya hambat dan bunuh minimum dari EKA pada pertumbuhan S.mutans melalui uji eksperimen dengan teknik disk difussion dan dilussion dengan tipe post test group menggunakan 24 sampel. Hasil uji Anova didapatkan nilai-p=0,000 (p<0,05), berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada keenam konsentrasi EKA. Disimpulkan bahwa nilai KHM dari EKA adalah 12,5% sedangkan nilai KBM dari EKA adalah 50%.