The relationship between community knowledge level and fixed orthodontic treatment performed by non- dentist operators
Hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan perawatan ortodonti cekat yang dilakukan oleh operator bukan dokter gigi
Abstract
Artikel ini melaporkan penelitian tentang hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perawatan ortodonti cekat yang dilakukan oleh operator bukan dokter gigi. Subjek adalah pasien yang sedang menjalani perawatan ortodonti pada operator bukan dokter gigi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional menggunakan consecutive sampling pada 96 orang. Sampel diberi kuisioner untuk memperoleh data, yaitu pengetahuan responden mayoritas (52,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang buruk mengenai perawatan ortodonti cekat. Dari uji korelasi spearman diperoleh korelasi antara variabel dependen dan independen (nilai-p=0,000) dan koefisien korelasi = -0,557. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perawatan ortodonti yang dilakukan oleh operator bukan dokter gigi.