Advanced management of separated root canal instruments in mandibular molars: bypass technique combined with diode laser irrigation
Penanganan lanjut dari instrumen saluran akar yang patah pada gigi molar rahang bawah: teknik bypass dikombinasikan dengan irigasi laser diode
Keywords:
instrument patah, bypass file, irigasi efektifAbstract
Teknik bypass memungkinkan pembersihan dan pembentukan saluran akar yang optimal di sekitar alat yang patah, sehingga meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke RSGMP Unhas dengan keluhan benjolan pada gusi posterior kanan bawah dan telah menjalani perawatan saluran akar tetapi belum selesai. Pemeriksaan intraoral gigi 46 menunjukkan tes vitalitas (-), perkusi (-), dan palpasi (-) dengan fistula diameter 3 mm di sisi lingual. Pemeriksaan radiografi alat yang patah disertai pelebaran ligamen periodontal pada ? apikal saluran akar mesial. Diagnosis awal adalah terapi yang belum selesai disertai abses apikal kronis. Pasien dijadwalkan untuk perawatan endodontik menggunakan teknik bypass. Persiapan saluran akar menggunakan teknik bypass dengan K-files nomor 8 hingga 20, dilanjutkan dengan persiapan menggunakan Protaper Gold F4 dan desinfeksi dengan NaOCl 5,25%, serta aktivasi menggunakan laser diode selama 20 detik dalam 3 siklus. Ca(OH)2 ditempatkan sebagai obat saluran akar selama dua minggu. Obturasi dilakukan menggunakan teknik kondensasi hidraulik dengan sealer biokeramik. Pasien tidak menunjukkan gejala dan terjadi perbaikan yang stabil. Pemantauan selama 3 bulan masih berlangsung. Disimpulkan bahwa penerapan teknik bypass yang cermat, didukung oleh laser diode, memberikan metode yang andal dan efektif untuk mengatasi tantangan alat endodontik yang patah.