The effect of using swamp water for daily needs on the saliva pH of non-smoking male farmers in Senajam Village, West Kalimantan Province

Pengaruh penggunaan air rawa sebagai kebutuhan keseharian terhadap pH saliva petani laki-laki non perokok di Dusun Senajam Provinsi Kalimantan Barat

Authors

  • Raziv Ganesha Oral Medicine Department, Faculty of Dentistry, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Gusti Ngurah Putra Dermawan Oral Medicine Department, Faculty of Dentistry, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Intan Kemala Dewi Oral Medicine Department, Faculty of Dentistry, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Agustina Ursula Dayuta Mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Program Sarjana, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mahasaraswati Denpasar Denpasar, Indonesia

Keywords:

Saliva, Air Rawa, pH Saliva, Non Perokok

Abstract

Dengan pH yang seimbang, saliva melindungi permukaan gigi dari kerusakan, menghambat perkembangan bakteri patogen, serta mendukung proses remineralisasi alami pada email gigi. Kualitas air yang digunakan sehari-hari memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Berbagai jenis air memiliki karakteristik unik, termasuk pH atau tingkat keasamannya, yang dapat berdampak pada kesehatan mulut dan jaringan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih lanjut mengenai kondisi pH saliva pada individu non-perokok, khususnya pada komunitas petani laki-laki di Dusun Senajam yang menggunakan air rawa sebagai kebutuhan keseharian sehingga mengungkap pengaruh antara kebiasaan penggunaan air rawa yang berkonsentrasi asam terhadap kondisi kesehatan rongga mulut. Hasil menunjukkan 58% peserta penelitian menunjukkan nilai asam, 10,5% menunjukkan nilai basa dan 31,5% menunjukkan nilai normal. Disimpulkan bahwa penggunaan air rawa yang bersifat asam dalam jangka panjang berkontribusi pada penurunan pH saliva.

Downloads

Published

2025-12-01