Apeksifikasi pada gigi insisivus sentralis rahang atas dengan diskolorisasi menggunakan mineral trioxide aggregate

  • Meilina Goenawan
  • Juni Jekti Nugroho
Keywords: apeks terbuka, apeksifikasi, mineral trioxide aggregate

Abstract

Trauma pada gigi permanen muda dapat menyebabkan gigi non vital bila tidak dilakukan perawatan pada tahap awal. Perawatan gigi permanen immatur non vital merupakan tantangan bagi klinisi disebabkan formasi akar yang belum lengkap sehingga daerah apeks terbuka. Apeksifikasi adalah perawatan yang dilakukan untuk menginduksi barrier kalsifik dengan cara menempatkan bahan apeksifikasi pada daerah apeks yang terbuka. Mineral trioxide aggregate (MTA) merupakan bahan apeksifikasi yang memiliki biokompatibilitas yang baik, kemampuan untuk menutup daerah apeks dan pH yang tinggi. Laporan kasus ini menampilkan perawatan gigi permanen non vital dengan daerah apeks yang terbuka disertai diskolorisasi. Seorang wanita berumur 16 tahun datang ke RSGM Universitas Hasanuddin dengan keluhan adanya perubahan warna pada gigi insisivus sentralis kiri rahang atas. Gigi tersebut memiliki riwayat trauma dan pada gambaran radiografi tampak dinding saluran akar yang divergen dengan ujung apeks yang terbuka lebar. Perawatan yang dilakukan adalah apeksifikasi dengan menggunakan MTA di sepanjang saluran akar. Apeksifikasi dengan menggunakan MTA memberikan hasil yang memuaskan dan waktu perawatan yang lebih singkat.

Published
2018-09-21